Press Release calendar_today 02 October 2026 visibility 6x

DLH Provinsi Kalimantan Timur Sosialisasikan Sistem Informasi Kehati, Perkuat Pengelolaan Data Keanekaragaman Hayati

location_on Hotel Mercure Samarinda
Cover Berita

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Sosialisasi Sistem Informasi Keanekaragaman Hayati (Kehati) Provinsi Kalimantan Timur yang berlangsung di Hotel Mercure Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid, dengan peserta yang hadir secara langsung maupun mengikuti melalui platform daring.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, Ir. H. Joko Istanto, S.P., M.Si. Turut mendampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Tata Lingkungan, M. Chamidin, S.Hut., M.Si. Kehadiran jajaran DLH bersama para pemangku kepentingan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan data serta informasi keanekaragaman hayati di Provinsi Kalimantan Timur.Sosialisasi ini menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pengelolaan data dan informasi keanekaragaman hayati di Provinsi Kalimantan Timur agar dapat terdokumentasi, terintegrasi, dan dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam perencanaan serta pengambilan kebijakan di bidang lingkungan hidup.

Dalam arahannya, Kepala DLH Provinsi Kalimantan Timur menekankan pentingnya ketersediaan data keanekaragaman hayati yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Kalimantan Timur memiliki kekayaan keanekaragaman hayati yang sangat besar, baik berupa flora, fauna, ekosistem maupun sumber daya genetik, sehingga diperlukan pengelolaan informasi yang baik untuk mendukung upaya perlindungan dan pelestariannya.

“Data dan informasi keanekaragaman hayati merupakan bagian penting dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup. Dengan adanya sistem informasi yang terintegrasi, kita dapat memiliki basis data yang lebih baik untuk mendukung perencanaan, pemantauan, perlindungan, dan pelestarian keanekaragaman hayati di Kalimantan Timur,” ujar Joko Istanto.

Sistem Informasi Kehati diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen dalam menghimpun dan mengelola informasi mengenai keanekaragaman hayati di wilayah Kalimantan Timur. Data yang terkumpul tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga dapat mendukung kebutuhan analisis dan perencanaan pembangunan yang memperhatikan aspek lingkungan serta keberlanjutan sumber daya alam.

Kegiatan sosialisasi diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan yang memiliki keterkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati. Pelaksanaan secara hybrid memberikan kesempatan kepada lebih banyak pihak untuk berpartisipasi, bertukar informasi, serta memahami mekanisme dan pemanfaatan Sistem Informasi Kehati.

Turut mendampingi Kepala Dinas dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Provinsi Kalimantan Timur. Kehadiran unsur teknis DLH bersama para pemangku kepentingan menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi dan sinergi dalam pengelolaan data keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

Memperkuat Basis Data Keanekaragaman Hayati Kaltim

Keanekaragaman hayati merupakan salah satu kekayaan penting yang dimiliki Kalimantan Timur. Berbagai jenis flora dan fauna, ekosistem hutan, kawasan pesisir dan laut, sungai, rawa, mangrove, hingga berbagai ekosistem lainnya memiliki nilai ekologis yang perlu dijaga.

Di tengah dinamika pembangunan dan berbagai tekanan terhadap lingkungan, ketersediaan data yang baik menjadi semakin penting. Informasi mengenai keberadaan dan kondisi keanekaragaman hayati dapat membantu pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menentukan langkah perlindungan, pengelolaan, pemanfaatan secara berkelanjutan, serta upaya konservasi.

Melalui Sistem Informasi Kehati, diharapkan data keanekaragaman hayati di Kalimantan Timur dapat dihimpun secara lebih sistematis sehingga memudahkan proses inventarisasi, dokumentasi, pemutakhiran, pemantauan, dan pemanfaatan data.

Sistem tersebut juga diharapkan dapat memperkuat koordinasi antar-pemangku kepentingan. Dengan adanya data yang lebih terintegrasi, setiap pihak dapat memiliki referensi yang lebih baik dalam menjalankan program dan kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan keanekaragaman hayati.

Kolaborasi Menjadi Kunci

Pengelolaan keanekaragaman hayati bukan merupakan tanggung jawab satu pihak saja. Diperlukan keterlibatan pemerintah, perangkat daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, lembaga penelitian, komunitas, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Karena itu, sosialisasi Sistem Informasi Kehati diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun pemahaman bersama sekaligus mendorong partisipasi dalam penyediaan dan pemutakhiran data keanekaragaman hayati di Kalimantan Timur.

DLH Provinsi Kalimantan Timur terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung tata kelola lingkungan hidup. Penguatan sistem informasi diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data yang lebih efektif, terbuka, terintegrasi, dan dapat mendukung kebijakan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Dengan basis data yang semakin kuat dan kolaborasi yang semakin luas, upaya menjaga kekayaan keanekaragaman hayati Kalimantan Timur dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan, sehingga kekayaan alam yang dimiliki Kaltim dapat tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun generasi mendatang.